24 June 2026 20:09
Menjelang tahun ajaran baru 2026/2027, pedagang perlengkapan sekolah di Pasar Tumenggungan, Kebumen, Jawa Tengah, mengeluhkan minimnya pembeli. Kondisi ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya ketika pasar tradisional biasanya ramai dikunjungi orang tua yang mencari kebutuhan sekolah bagi anak-anak mereka.
Menurut para pedagang, penurunan omzet terjadi karena banyak konsumen kini memilih berbelanja melalui platform e-commerce atau marketplace. Kemudahan berbelanja secara daring dinilai menjadi alasan utama masyarakat beralih dari pasar tradisional.
Padahal, pedagang menilai harga yang ditawarkan di pasar tradisional tetap kompetitif. Selain itu, pembeli dapat langsung melihat kualitas barang, mencoba ukuran, serta memilih bahan sesuai kebutuhan. Untuk seragam sekolah anak kelas 1 SD, misalnya, dijual dengan harga sekitar Rp110 ribu dan masih dapat ditawar agar lebih terjangkau.
Para pedagang mengaku penjualan seragam dan perlengkapan sekolah masih jauh dari harapan meski masa masuk sekolah semakin dekat. Dalam sehari, mereka hanya mampu menjual satu hingga dua setel seragam sekolah maupun satu hingga dua pasang sepatu.