1 May 2026 01:22
Pemerintah melalui Kementerian Haji dan Umrah terus memperkuat sinergi dalam menangani praktik haji ilegal. Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar, menyatakan pembentukan Satgas melibatkan berbagai unsur mulai dari Polri, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, hingga Kementerian Haji dan Umrah. Tujuannya untuk mengawasi, mencegah, dan menindak praktik penipuan yang marak terjadi.
Pemerintah menyebut modus penipuan melalui iklan haji palsu masih terus berkembang. Terkini, aparat keamanan Arab Saudi telah menangkap tiga warga negara Indonesia yang diduga terlibat dalam penipuan dan promosi haji ilegal. Pemerintah Indonesia terus berkoordinasi dengan otoritas Arab Saudi terkait dengan proses hukum dan pendampingan terhadap para WNI tersebut.
| Baca juga: 3 WNI Ditahan, KJRI Ingatkan Bahaya Haji Tanpa Izin Resmi |