Menkeu Berharap Thomas Djiwandono Bisa Mempertimbangkan Fiskal di Kebijakan Moneter

27 January 2026 15:36

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa secara terbuka menyatakan dukungannya terhadap Wamenkeu Thomas Djiwandono yang terpilih menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia. Menkeu Purbaya berharap, Thomas nantinya bisa membawa perspektif fiskal yang lebih kuat dalam perumusan kebijakan moneter tanpa mengganggu independensi bank sentral. 

"Harapannya, dia (Thomas) bisa memberikan masukan yang lebih kuat ke kebijakan moneter yang juga turut memasukkan concern di fiskal," kata Menkeu Purbaya, dikutip dari tayangan Zona Bisnis, Metro TV, Selasa, 27 Januari 2026.
 

Baca juga: Purbaya Bakal Rombak Pejabat Bea Cukai


Purbaya menegaskan, masuknya sosok fiskal seperti Thomas ke dalam Bank Indonesia bukan bertujuan agar pemerintah mendominasi kebijakan moneter. Namun sebaliknya, perkembangan tersebut diharapkan bisa memperkuat dialektika dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG), dengan memasukan pertimbangan-pertimbangan dari sisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). 

"Setelah di sana, ya dia di sana. Saya nggak bisa mengendalikan dia. Cuma kan kalau pemikirannya lebih luas, dia bisa memberikan warna yang berbeda ke diskusi kebijakan moneter di sana," tutur dia.

Menurut Purbaya, wawasan makroekonomi yang lebih luas khususnya dari sisi pengelolaan keuangan negara diperlukan agar diskusi kebijakan di bank sentral menjadi lebih komprehensif.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Nopita Dewi)