9 September 2026 20:19
Pandeglang: Suasana duka dan cemas mendalam menyelimuti keluarga dari rombongan lima jurnalis serta kru kapal yang dilaporkan hilang kontak saat bertugas meliput aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau sejak Senin, 7 September 2026. Tangis histeris pecah ketika pihak keluarga berkumpul di Pandeglang, Banten, untuk menantikan kepastian kabar nasib anggota keluarga mereka dari pihak berwenang.
Lintang, adik dari jurnalis Merdeka.com Ari Basuki, menceritakan bahwa sang kakak sebenarnya berangkat menjalankan tugas peliputan dalam kondisi kurang sehat atau tidak enak badan. Meski demikian, Ari telah meminta izin kepada istri dan keluarganya sebelum bertolak.
Komunikasi terakhir dengan keluarga tercatat terjadi pada Senin sore pukul 13.43 WIB, di mana Ari sempat mengirimkan pesan singkat kepada anaknya, Bintang, hanya untuk menanyakan kabar sebelum akhirnya hilang kontak sepenuhnya.
"Ya terakhir ke anaknya jam 13.43 hari Senin itu terakhir,” ujar Lintang dalam tayangan Primetime News Metro TV, Rabu 9 September 2026.
Lintang dan keluarga berharap ada keajaiban serta kabar baik agar Ari Basuki, empat rekan jurnalis, serta seluruh kru kapal dapat ditemukan dan kembali dalam keadaan selamat.
Berdasarkan data awal kepolisian, sebanyak tujuh orang berada di atas kapal tersebut dan seluruhnya masih dalam proses pencarian. Lima di antaranya telah teridentifikasi, yakni M. Bagus Khoirunnas (Jurnalis Antara), Ari Basuki (Jurnalis Merdeka), Yudhis (Jurnalis iNews), Daus (Jurnalis Anadolu Agency), serta Donal (Jurnalis Lepas), sementara dua korban lainnya masih dalam proses pendataan.