One Way Diberlakukan, Kendaraan di GT Cikatama Melonjak 201 Persen

18 March 2026 01:14

Kepolisian bersama PT Jasa Marga resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas one way guna mengawal kelancaran arus mudik Lebaran 2026. Skema ini mulai diterapkan pada Selasa, 17 Maret 2026 pukul 15.00 WIB, membentang dari KM 70 hingga KM 236 Tol Trans Jawa.

Pasca-pemberlakuan one way, arus kendaraan dari Tol Cikampek menuju Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama (Cikatama) terpantau ramai lancar. Kebijakan ini dinilai sangat efektif dalam mengurai potensi penumpukan kendaraan pemudik yang mengarah ke Palimanan.

VP Corporate Secretary PT Jasa Marga, Ria Marlinda Paallo, mencatat adanya lonjakan volume kendaraan yang sangat signifikan. Peningkatan arus lalu lintas yang melintasi GT Cikatama dilaporkan meroket hingga 201 persen dibandingkan kondisi pada hari-hari normal.

"Dari H-10 ya sampai dengan tanggal 16 Maret itu sudah sebanyak 290.000 kendaraan yang melewati Gerbang Tol Cikampek Utama. Kalau dari kondisi lalu lintas normal, untuk shift satu tadi sudah sampai dengan 201 persen," ujar Ria.

Penambahan Gardu Tol dan Pantauan Waktu Tempuh

Guna memaksimalkan kelancaran transaksi, Jasa Marga telah menambah kapasitas layanan dengan mengoperasikan 22 gardu tol dari yang sebelumnya hanya 19 gardu. Penambahan ini diharapkan mampu menampung derasnya aliran kendaraan yang melintasi kawasan Cikatama menuju Timur Trans Jawa.

Berdasarkan pantauan peta digital, estimasi waktu tempuh dari Jakarta menuju Jawa Tengah via GT Cikatama saat ini masih sangat ideal. Perjalanan sejauh 383 kilometer tersebut rata-rata didominasi indikator warna biru dan dapat ditempuh dalam waktu sekitar enam jam.

Persiapan One Way Nasional 18 Maret

Sebagai langkah antisipasi lanjutan, pemberlakuan one way nasional secara penuh dari KM 70 hingga KM 414 dijadwalkan berlangsung pada 18 Maret 2026. Para pengendara yang hendak menuju arah Jakarta diimbau untuk segera mencari jalur alternatif karena ruas tol akan difokuskan sepenuhnya untuk arus mudik.

Selain itu, para pemudik juga diingatkan dengan tegas untuk rutin memeriksa kecukupan saldo kartu uang elektronik (e-toll) sebelum memulai perjalanan. Langkah mitigasi ini sangat krusial untuk mencegah terjadinya antrean panjang dan kemacetan fatal di depan pintu gerbang tol.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Sofia Zakiah)