Karhutla Gunung Lawu Meluas hingga 230 Hektare, Karanganyar Tetapkan Status Tanggap Darurat

21 October 2026 21:16

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menerjang kawasan Gunung Lawu di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, terus meluas hingga mencapai 230 hektare. Kobaran api membakar habis vegetasi rumput alang-alang serta kawasan hutan pinus di area tersebut.

Kondisi medan yang curam dan terjal serta hembusan angin kencang menjadi tantangan berat bagi tim gabungan dalam memadamkan api. Kondisi medan tersebut memaksa tim darat untuk fokus membuat sekat pembatas agar api tidak semakin merambat.
 

Pemadaman Udara dan Penyelidikan Kepolisian


Guna mengatasi titik api di area yang sulit dijangkau, dua helikopter dari TNI diterjunkan untuk melakukan pemadaman dari udara (water bombing) di bawah operasional Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

“Sudah ada dua heli dari TNI yang itu nanti operasional oleh BNPB. Kemudian dua kali hari ini sudah kita lakukan water bombing karena cuacanya angin kencang, lembah, dan lain sebagainya,” kata Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, dikutip dari tayangan Metro Hari Ini, Metro TV, Rabu, 21 Oktober 2026.

Seiring meluasnya dampak kebakaran, Pemerintah Kabupaten Karanganyar secara resmi menetapkan status tanggap darurat bencana hingga 30 Oktober 2026. 

“Bupati sudah koordinasi dengan kita. Saya sudah ke sana, sudah ditingkatkan menjadi tanggap bencana.” ucap Luthfi.

Sementara itu, Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah telah menerjunkan tim khusus untuk menyelidiki adanya dugaan unsur kesengajaan di balik peristiwa karhutla ini.

(Nopita Dewi)


Close Ads X
Close Ads X