13 October 2026 18:11
Tim Satgas Terpadu Port Visit 2026 resmi menyelesaikan misi diplomasi kesehatan dan kemanusiaan di Republik Fiji. Selama masa tugasnya, tim kesehatan Indonesia berhasil memberikan pelayanan medis kepada 504 pasien.
Usai menuntaskan pelayanan kesehatan di Fiji, tim Satgas yang berlayar menggunakan kapal rumah sakit KRI Wahidin Sudirohusodo melanjutkan perjalanan menuju negara tujuan berikutnya, yaitu Kepulauan Solomon. Pelepasan keberangkatan kapal dipimpin langsung oleh Duta Besar Indonesia untuk Fiji, Dupito Darma Simamora.
Kehadiran tim Satgas Indonesia mendapatkan atensi khusus serta sambutan hangat dari pemerintah dan masyarakat Fiji, termasuk jajaran Angkatan Laut Fiji (Fiji Navy) yang menjadi mitra kerja sama. Misi kemanusiaan ini mendapat apresiasi langsung dari Perdana Menteri Fiji, Menteri Pertahanan, hingga Menteri Kesehatan Fiji.
Duta Besar Indonesia untuk Fiji, Dupito Darma Simamora, menyampaikan bahwa keberhasilan misi kesehatan yang melebihi target ini memberikan dampak signifikan bagi penguatan diplomasi Indonesia di kawasan Pasifik.
"Misi sudah menjalankan tugasnya dengan sempurna, dengan baik, dan juga telah mendapatkan atensi dan sambutan bahkan dari Perdana Menteri Fiji dan juga Menteri Pertahanan, Menteri Kesehatan, dan seluruh masyarakat Fiji yang telah mendapatkan pelayanan kesehatan yang jumlahnya sebenarnya lebih daripada harapan kami sebelumnya," ujar Dupito Darma Simamora dalam tayangan Metro Siang Metro TV, Selasa, 13 Oktober 2026.
Baca Juga :
Dupito menegaskan bahwa kegiatan diplomasi pertahanan dan kesehatan ini memperkokoh citra positif Indonesia sekaligus membuktikan komitmen untuk menjadi mitra yang tangguh di Pasifik.
"Berbagai kegiatan yang dilakukan ini sangat membantu memberikan citra yang lebih baik bagi Indonesia dan juga menunjukkan dan juga membuktikan kepada Pasifik bahwa Indonesia siap hadir menjadi mitra yang tangguh, mitra yang dapat dipercaya," tuturnya.
Setelah menuntaskan seluruh rangkaian kegiatan di Fiji, tim Satgas melanjutkan pelayaran diplomasi ke Kepulauan Solomon.