24 September 2022 16:31
Tim riset pemetaan dari Badan Informasi Geospasial (BIG), Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN) dan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) telah menyerahkan hasil kajian atas bencana tanah bergerak di Desa Bojong Koneng, Kabupaten Bogor. Hasilnya, daerah ini dinilai sudah tidak layak untuk dihuni.
Pihak BPBD Kabupaten Bogor merekomendasikan Pemerintah Kabupaten Bogor untuk segera merelokasi warga di daerah yang terdampak dari fenomena tanah bergerak ini.
Bencana tanah bergerak yang terjadi di Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, Bogor, Jawa Barat berdampak pada rumah warga setempat. Arus listrik di desa ini bahkan harus dipadamkan akibat tiang listrik yang jatuh dan rubuh, Sabtu (24/9/2022).
Sementara itu Pemerintah Kabupaten Bogor sudah mengerahkan alat berat untuk segera memperbaiki jalan yang rusak. Sebagian warga yang terdampak bencana ini juga sudah dipindahkan ke tempat pengungsian, namun sebagian lainnya yang tidak terdampak masih melanjutkan aktivitas seperti biasanya.