28 September 2022 09:55
Seorang buron kasus pengeroyokan di Belu, Nusa Tenggara Timur tewas ditembak polisi saat pengejaran. Tak terima dengan hal tersebut, pihak keluarga dan warga mengarak jenazah keliling kota menuju Mapolres Belu.
Arak-arakan jenazah dilakukan di Mapolres Belu dan Gedung DPRD Belu. Warga juga mencoba melempari polisi yang hendak datang melihat jenazah di RSUD Akambua. Diketahui korban tembak mati merupakan tesangka yang masuk DPO kasus pengeroyokan. Korban melarikan diri saat akan ditangkap polisi. Petugas sempat melepaskan tiga kali tembakan peringatan hingga akhirnya satu tembakan mengenai punggung korban.
Kapolda NTT Irjen Pol Setyo Budianto mengatakan, pihaknya telah mengirimkan tim Propam Polda untuk melakukan pemeriksaan dan mengumpulkan data yang berhubungan dengan kasus ini.