27 September 2022 12:21
Dalam Sidang Majelis Umum PBB ke-77 di New York, Amerika Serikat yang dimulai sejak 26 September 2022, Indonesia kembali menekankan perlunya kerja sama multilateralisme guna atasi multikrisis. Indonesia juga menekankan posisinya yang bebas aktif seperti perang dingin antara blok di bawah Amerika Serikat dan blok dipimpin Uni Soviet.
Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi dalam pidatonya di Sidang Majelis Umum PBB ke-77 di New York, AS menekankan pentingnya multilateralisme dalam menghadapi tantangan masa depan sekaligus mempromosikan G-20.
"G-20 tidak boleh gagal, pemulihan global tak boleh tergantung pada kondisi geopolitik. Kita harus segera bertindak untuk atasi krisis pangan dan engeri dan hindari krisis pupuk," ujar Menlu RI Retno Marsudi.