NEWSTICKER

Top of The Year: Kanjuruhan, Tragedi Terbesar Sepak Bola Indonesia

27 December 2022 23:13

Tahun 2022 ditandai dengan tragedi di dunia sepak bola tanah air, ketika terjadi tragedi rusuh di Stadion Kanjuruhan Malang. Jumlah korban, baik yang meninggal saat kejadian maupun yang meninggal di rumah sakit mencapai 135 orang. 

Kerusuhan terjadi di di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Malang, Jawa Timur, usai laga Arema FC Malang kontra Persebaya Surabaya dengan skor 2-3 dalam lanjutan Liga 1 yang terjadi pada 1 Oktober 2022. Hal ini merupakan yang pertama kali Arema kalah dari Persebaya di kandang dalam 23 tahun terakhir.

Suporter Arema FC yang dikenal dengan nama Aremania turun ke lapangan dan terjadi bentrok dengan aparat. Aparat keamanan menghalau suporter yang makin banyak berkerumun di lapangan dengan menembakan gas air mata. Terlihat suporter berhamburan ke arah pintu keluar Stadion Kanjuruhan.

Buntut tragedi rusuh Kanjuruhan, Tim Inafis dan Labfor Mabes Polri melakukan olah TKP, di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur. Olah TKP digelar secara tertutup untuk segera mengungkap tragedi sepak bola tersebut.

Sementara itu, pemerintah membentuk Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF), yang dipimpin langsung oleh Menko Polhukam, Mahfud MD. Tim gabungan bertugas mencari fakta dan menindaklanjuti tragedi sepak bola di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur.

Lima hari pasca tragedi di Kanjuruhan, Polri akhirnya menetapkan enam orang tersangka. Mereka adalah Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru, Akhmad Hadian Lukita, Ketua Panitia Pelaksana Arema Malang, Abdul Haris,  dan Security Officer, Suko Sutrisno. 

Kejadian ini menimbulkan luka yang begitu dalam bagi dunia sepak bola di Indonesia, masyarakat berharap para pihak pelaksana dan aparat bertanggung jawab dengan kejadian yang menyebabkan ratusan orang kehilangan nyawa mereka.