NEWSTICKER

Dikritik Elite Gerindra soal Nyapres, Sandiaga: Bukan Manuver Politik

10 September 2022 19:46

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif sekaligus politisi Partai Gerindra, Sandiaga Salahuddin Uno merespons sorotan elite Partai Gerindra, usai menyatakan siap menjadi Calon Presiden 2024. Sandi menegaskan, apa yang dilakukannya bukanlah manuver politik.

Pertemuan Menparekraf Sandiaga Uno dengan sejumlah Tokoh Partai Persatuan Pembangunan Daerah Istimewa Yogyakarta pada awal September, menuai sorotan dari Elite Partai Gerindra. Sandi disebut siap maju dalam kontestasi pilpres, usai mendapat dukungan dari DPW PPP DIY. Atas langkah ini, Politisi Gerindra Arif Poyuono menyebut, Sandi sebagai pengkhianat dan layak untuk dicopot dari partai.
 
Sementara itu, Ketua Harian Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad tak ambil pusing dengan langkah politik yang diambil Sandi. Dasco memastikan, capres 2024 yang diusung Partai Gerindra, yakni Prabowo Subianto sesuai keputusan final rapat pimpinan nasional partai. Dasco juga mengingatkan ada aturan dan etika politik yang harus dipatuhi.
 
Sandiaga Uno pun angkat bicara atas sorotan elite partainya. Sandi menjelaskan, siapa pun berhak menyampaikan pendapat di era demokrasi. Menparekraf itu meyakini politik Indonesia harus mempersatukan. Sandi berdalih, apa yang dilakukannya, bukanlah manuver politik, melainkan menampung aspirasi publik dan dalam rangka fungsi dan tugasnya sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.
 
Sandi juga menegaskan, persoalan pencapresan menjadi hak partai politik. Pada saatnya nanti, setiap individu maupun masyarakat mengerti, bahwa yang akan menominasi adalah partai politik. Sandi mengaku tetap berhubungan baik dengan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto.