BMKG Minta Masyarakat Tapanuli Utara Mewaspadai Longsor di Kawasan Perbukitan

1 October 2022 18:59

Gempa bermagnitudo 5,8 yang terjadi di wilayah Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara, Sabtu (1/10/2022) dini hari memakan korban jiwa. Hingga sabtu siang, dua orang dilaporkan meninggal dan lima warga terluka. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) meminta masyarakat untuk tetap tenang dalam mengantisipasi gempa susulan, serta mewaspadai longsor di kawasan perbukitan. 

Gempa juga mengakibatkan sejumlah bangunan dan rumah warga rusak, selain itu gempa juga menyebabkan longsor hingga menutup jalan sepanjang 20 meter di Jalan Alternatif Siatas Barita. 

Bupati Tapanuli Utara, Nikson Nababan mengatakan Kota Tarutung menjadi wilayah paling terdampak gempa. BMKG wilayah I Medan mengatakan, gempa 5,8 magnitudo di Tapanuli Utara merupakan jenis gempa dangkal dan tidak berpotensi tsunami. BMKG mencatat hingga sabtu pagi terdapat 58 kali gempa susulan. 

BMKG menyatakan gempa yang melanda wilayah Tapanuli Utara akibat aktifitas sesar besar Sumatera Utara. Gempa dirasakan di Tarutung, Singkil, Tapak Tuan dan Gunungsitoli. 

(Nopita Dewi)


Close Ads X
Close Ads X