5 December 2022 08:48
Pemda Lumajang mencatat lebih dari 2.900 KK yang bermukim di zona merah Semeru terdampak erupsi untuk dievakuasi ke 12 titik lokasi pengungsian. Akses vital di sejumlah ruas Lumajang juga terblokir material abu vulanik.
Seorang warga Desa Penanggal, Heri Susanto bersama istri, anak dan ibunya sempat panik keluar dari rumahnya ketika hujan abu tebal berhembus ke seluruh desa. Dirinya juga sempat kebingungan mencari lokasi pengungsian terdekat.
"Tidak tahu mau mengungsi dimana, pokoknya lari dari kampung," ujar Heri Susanto, Lumajang, Minggu (4/12/2022)
Sebelumnya, kepanikan warga sempat terjadi saat hujan abu vulkanik membumbung dan kian menebal beberapa menit setelah Gunung Semeru Erupsi, Minggu (4/12/2022). Tampak, warga berkumpul di pendopo desa untuk berlindung dan menunggu datangnya tim evakuasi.