NEWSTICKER

Perludem: Sistem Pemilu Harus Memperkuat Kedaulatan Rakyat

11 January 2023 23:18

Polemik pemilu sistem proporsional terbuka atau tertutup masih jadi pembicaraan. Dewan Pembina Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Titi Anggraini menegaskan pilihan sistem pemilu harus mengutamakan dan memperkuat kedaulatan rakyat.

"Pada dasarnya pilihan terhadap sistem pemilu itu harus memperkuat kedaulatan rakyat. Jadi dalam situasi hari ini ketika bicara pilihan-pilihan, maka pilihan lebih mengutamakan akses rakyat untuk menentukan itu tentu lebih baik," ujar Titi Anggraini.

Sebanyak delapan partai politik menolak penerapan sistem proporsional tertutup di Pemilu 2024. Mereka menginginkan pemilu menggunakan sistem proporsional terbuka seperti diterapkan sejak era reformasi di Pemilu 2009, Pemilu 2014 dan Pemilu 2019.

Sementara itu, PDI Perjuangan akan mengikuti sistem pemilihan umum yang diputuskan Mahkamah Konstitusi perihal sistem proporsional terbuka yang memilih caleg langsung, atau proporsional tertutup yang hanya memilih partai.

Titi menilai pilihan menyerahkan sistem pemilu secara sederhana kepada Mahkamah Konstitusi merupakan sesuatu yang tidak tepat. Titi berpendapat bahwa dalam sistem proporsional tertutup, yang akan diuntungkan adalah partai besar karena dalam sistem tersebut akan menonjolkan citra kelembagaan. 

Sebelumnya, wacana sistem proporsional tertutup di Pemilu 2024 diusulkan oleh PDI Perjuangan. Namun, tidak mendapatkan dukungan parpol lainnya. Penolakan tersebut disampaikan Ketua Umum Partai Golkar, mewakili tujuh partai politik lainnya yakni, Partai Gerindra, Partai NasDem, PKB, Partai Demokrat, PKS, PAN dan PPP.