Dasco Tegaskan Nama Tommy Djiwandono Usulan Gubernur BI, Bukan Presiden

21 January 2026 18:46

Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, angkat bicara meluruskan polemik terkait masuknya nama Thomas (Tommy) Djiwandono sebagai calon Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI).

Dasco membantah anggapan bahwa pencalonan Tommy merupakan inisiatif atau penunjukan langsung dari Presiden. Ia menegaskan bahwa nama tersebut murni usulan dari Gubernur Bank Indonesia untuk mengisi kekosongan jabatan.

"Usulan nama-nama itu bukan dari Presiden, tetapi dari Gubernur BI yang mencari pengganti dari deputi yang mengundurkan diri," tegas Dasco di Gedung DPR RI, Jakarta.

Menurut Dasco, proses pencalonan ini bermula ketika salah satu Deputi Gubernur BI memutuskan untuk mengundurkan diri. Sesuai prosedur, Gubernur BI kemudian mengirimkan surat berisi tiga nama calon pengganti kepada Presiden.


Tugas Presiden selanjutnya hanya meneruskan surat rekomendasi dari Gubernur BI tersebut ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) untuk diproses lebih lanjut. "Presiden meneruskan surat Gubernur BI itu kepada DPR untuk kemudian dilakukan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test)," jelas Dasco.

Mundur dari Gerindra per Akhir 2025

Selain mengklarifikasi asal usul pencalonan, Dasco juga memastikan bahwa Thomas Djiwandono telah menanggalkan atribut kepartaiannya demi menjaga independensi Bank Sentral. Dasco menyebut bahwa Tommy sudah tidak lagi menjabat dalam struktur kepengurusan partai sejak Musyawarah Nasional (Munas) terakhir. Surat pengunduran diri resminya pun telah diajukan pada akhir tahun lalu.

"Sebagai pengurus partai itu sudah tidak. Kemudian per 31 Desember 2025 kemarin, yang bersangkutan sudah mengajukan pengunduran diri sebagai pengurus partai," pungkas Dasco.

 

(Nada Nisrina)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Sofia Zakiah)