20 January 2026 00:49
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, tiba di London, Inggris, pada Minggu, 18 Januari 2026 malam waktu setempat. Kunjungan ini merupakan rangkaian awal lawatan luar negeri Presiden di tahun 2026 yang membawa sejumlah misi strategis.
Kedatangan Prabowo di London disambut hangat oleh sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih yang telah tiba lebih dulu, jajaran Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) London, serta para mahasiswa dan diaspora Indonesia yang tengah menempuh pendidikan di Inggris.
Dalam perjumpaannya dengan Presiden, para mahasiswa menyampaikan aspirasi agar visi Indonesia Emas 2045 dapat terwujud melalui penguatan sektor pendidikan. Mereka juga berharap kepemimpinan Prabowo dapat membawa kemajuan yang merata di segala bidang.
Agenda Padat: Ekonomi hingga Lingkungan
Selama di Inggris, Presiden Prabowo memiliki sejumlah agenda penting. Kepala Negara dijadwalkan melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer. Dalam pertemuan tersebut, kedua pemimpin akan membahas sejumlah kesepakatan strategis, khususnya penguatan kerja sama di bidang ekonomi dan maritim.
Selain bertemu PM Inggris, Presiden Prabowo juga diagendakan bertemu dengan Raja Charles III. Fokus pembahasan dengan Raja Inggris akan menitikberatkan pada isu lingkungan hidup, termasuk agenda konservasi gajah yang akan melibatkan sejumlah tokoh filantropi dunia.
Usai merampungkan agenda di Inggris, Presiden Prabowo akan langsung bertolak ke Swiss untuk menghadiri World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos.
Presiden dijadwalkan menyampaikan pidato kunci atau Special Address dalam pertemuan tahunan bergengsi tersebut pada Kamis, 22 Januari 2026, pukul 14.00 waktu setempat. Selain itu, Prabowo juga akan mengikuti dialog strategis dengan para CEO dari perusahaan-perusahaan terkemuka dunia untuk menarik investasi ke Tanah Air.