Trump Desak NATO Ikut Bantu Amankan Selat Hormuz

17 March 2026 14:09

Jakarta: Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mendesak North Atlantic Treaty Organization (NATO) untuk segera mengerahkan kapal perang ke Selat Hormuz untuk menjaga keamanan jalur pelayaran bagi kapal tanker dan perdagangan internasional.

Trump memperingatkan NATO akan menghadapi konsekuensi serius jika tidak membantu mengamankan Selat Hormuz. Selain itu, ia juga mengancam akan menunda pertemuan dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping sambil menunggu respons terkait situasi tersebut.
 

Baca Juga: Respons Nasib Selat Hormuz, Iran Salahkan AS dan Israel

"Namun ingat, seperti yang sering terjadi dengan negara-negara NATO, kami selalu ada untuk NATO. Akan menarik melihat negara mana yang tidak mau membantu kami dalam upaya yang sangat kecil ini yaitu hanya menjaga Selat Hormuz tetap terbuka," tutur Trump, dikutip dari Zona Bisnis, Metro TV, Selasa, 17 Maret 2026. 

Di sisi lain, Trump mengeklaim bahwa banyak negara tengah bersiap membantu AS untuk membuka kembali blokade Selat Hormuz.

Meski demikian, Trump pada 16 Maret 2026 menolak menyebutkan identitas negara-negara tersebut dengan alasan keamanan guna menghindari potensi target serangan balasan.

"Sejumlah negara telah memberi tahu saya bahwa mereka sedang dalam perjalanan. Beberapa sangat antusias, termasuk negara-negara yang telah kita bantu selama bertahun-tahun," ujar Trump di Gedung Putih, seperti dikutip Anadolu, Selasa, 17 Maret 2026.

Ia menambahkan bahwa komitmen telah diterima, namun pengumuman resmi akan dilakukan oleh Menteri Luar Negeri Marco Rubio dalam waktu dekat.

Trump mengungkapkan bahwa proses pengerahan pasukan memakan waktu karena jarak tempuh yang jauh, meskipun beberapa pasukan lokal diklaim sudah mulai berpartisipasi. Trump mengatakan telah berkomunikasi dengan Presiden Emmanuel Macron dan menilai dukungan Prancis berada di level 8 dari 10.

(Alfiah Ziha Rahmatul Laili)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Gervin Nathaniel Purba)