Cabai Mahal Bikin Resah, Pramono: 2 Minggu Lagi Harga Normal

Aris Setya • 19 February 2026 12:58

Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan bahwa harga cabai keriting di Jakarta mengalami kenaikan memasuki bulan Ramadan 2026. 

“Idulfitri dan Ramadan ini, pemerintah DKI Jakarta tentunya melihat semua kebutuhan pokok utama itu secara detail. Sekarang ini memang terjadi kenaikan cabai keriting,” sebut Pramono di Jakarta, Kamis, 19 Februari 2026.

Dia menjelaskan kenaikan harga cabai terjadi karena adanya penurunan suplai dari daerah ke Jakarta akibat musim hujan.
 



“Harga cabai kriting itu naik karena kenapa, suplai yang dari Jawa maupun Sulawesi Selatan itu kuantitasnya mengalami penurunan karena hujan,” ungkapnya.

Meski demikian, Pramono meyakini harga cabai keriting akan turun dan normal kembali dalam waktu satu atau dua minggu ke depan.

“Jadi curah hujan ini menyebabkan penurunan tetapi dengan sekarang ini curah hujan mulai turun. Saya yakin dalam satu minggu dua minggu ke depan bisa pasti harga cabai di Jakarta bisa normal kembali,” ujarnya.

Dia menyebut Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan membeli cabai dan menjual lagi kepada pengecer atau pedagang.

“Kenapa bisa normal kembali, karena kami akan melakukan intervensi. kami akan membeli cabai kemudian menjual kepada pengecer atau pedagang,” ungkap Pramono.

Kemudian, Pemprov Jakarta akan memberikan keuntungan sebesar Rp5 ribu kepada pengecer untuk menstabilkan harga.

“(Pemprov akan) memberikan keuntungan Rp5 ribu supaya harganya terkontrol, karena saya yakin dengan cara seperti ini, inflasi di Jakarta pasti akan bisa kita kontrol. Dan ini sudah kita lakukan untuk itu,” ujar Pramono.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Zein Zahiratul Fauziyyah)