Detik-detik Evakuasi Kereta di Bekasi Timur, Gerbong Khusus Wanita Ringsek

28 April 2026 14:31

Proses evakuasi kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur masih terus berlangsung dengan fokus utama pada gerbong 10 KRL yang mengalami kerusakan parah. Gerbong tersebut merupakan gerbong khusus wanita yang menjadi titik terparah akibat tabrakan.

Hingga pagi hari, petugas gabungan dari Basarnas, TNI, Polri, dan internal PT Kereta Api Indonesia telah mengevakuasi sekitar delapan kantong jenazah serta tiga korban selamat. Namun, jumlah pasti korban meninggal dunia masih belum dapat dipastikan, karena identifikasi jenazah masih berlangsung.

Sementara itu, data awal menyebutkan terdapat tujuh korban meninggal dunia dan puluhan lainnya selamat, dengan sekitar 81 orang mengalami luka-luka dan dirawat di sejumlah rumah sakit. Termasuk RS Bella, RSUD Kota Bekasi, dan RS Primaya Bekasi Timur.

Kecelakaan terjadi ketika kereta api jarak jauh Argo Bromo Anggrek relasi Gambir-Surabaya menghantam KRL yang sedang berhenti di Stasiun Bekasi Timur. KRL tersebut diketahui berhenti karena menunggu proses evakuasi insiden sebelumnya, yakni tabrakan antara KRL lain dengan sebuah taksi.



Benturan keras membuat lokomotif Argo Bromo Anggrek meringsek masuk ke dalam gerbong 10 KRL, menyebabkan kerusakan berat dan menyulitkan proses evakuasi. Petugas harus menggunakan alat berat seperti pemotong besi dan rantai untuk mengevakuasi korban yang terjebak di dalam material kereta.

Dampak kecelakaan ini juga menyebabkan gangguan operasional. Layanan Commuter Line untuk sementara hanya beroperasi hingga Stasiun Bekasi dan belum mencapai Cikarang. Sementara itu, sejumlah perjalanan kereta jarak jauh sempat dibatalkan, dan penumpang yang sudah berangkat dievakuasi kembali ke Stasiun Gambir menggunakan bus.

Presiden Prabowo Subianto juga telah meninjau langsung korban luka di RSUD Kota Bekasi. Di lokasi kejadian, Stasiun Bekasi Timur masih ditutup untuk operasional KRL, meskipun akses jalan di sekitarnya sudah kembali dibuka.

PT KAI membuka posko pengaduan di area stasiun untuk membantu keluarga korban mendapatkan informasi terkait kondisi dan keberadaan penumpang.

Proses evakuasi masih terus dilakukan dengan fokus pada keselamatan korban dan identifikasi jenazah, sementara penyebab pasti kecelakaan masih menunggu hasil investigasi resmi.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Reno Panggalih Nuha Lathifah)