Proyek Pengolah Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Bogor Raya 1 resmi memasuki babak baru melalui penandatanganan Sponsors Agreement dan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (Power Purchase Agreement/PPA). Kerja sama ini menjadi langkah awal menuju pembangunan berkelanjutan demi mewujudkan Indonesia yang bersih dan asri.
Penandatanganan PPA secara resmi dilakukan oleh Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan PT PLN (Persero), Suroso Isnandar. Kelancaran dan kelangsungan implementasi proyek PSEL ini turut didukung oleh peran CEO Danantara Investment Management Pandu Sjahrir, serta kolaborasi lintas sektor.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan hadir langsung untuk menyampaikan arahan strategis mengenai pentingnya sinergi lintas sektor dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi kerja sama antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pihak swasta demi keberhasilan proyek PSEL ini.
Hadir dalam kegiatan ini Menteri Koordinator bidang Pangan Zulkifli Hasan, Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat, Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus Aris Marsudiyanto, Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan Hanif Faisol Nurofiq, Wakil Menteri Lingkungan Hidup Diaz Faisal Malik Hendropriyono, Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya, KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin.