Jakarta: Hari Kanker Sedunia atau World Cancer Day diperingati setiap tanggal 4 Februari. Pada tahun 2026 ini, peringatan tersebut menandai 26 tahun sejak pertama kali ditetapkan pada tahun 2000, sekaligus menjadi pengingat pentingnya kolaborasi global dalam melawan salah satu penyebab kematian terbesar di dunia.
Kampanye Hari Kanker Sedunia periode 2025–2027 mengusung tema “United by Unique”, yang menekankan pentingnya pendekatan perawatan kanker yang berpusat pada manusia (people-centred cancer care). Tema ini menyoroti bahwa setiap pasien memiliki kebutuhan, pengalaman, dan kondisi yang unik, sehingga penanganan kanker tidak dapat disamaratakan.
Sejarah Hari Kanker Sedunia
Hari Kanker Sedunia dibentuk oleh
Union for International Cancer Control (UICC) dan pertama kali diperingati pada tahun 2000. Peringatan ini menjadi bagian dari upaya internasional untuk merespons epidemi kanker global melalui peningkatan kesadaran, edukasi, serta aksi nyata di berbagai negara.
Melansir laman
ASCO Connection, asal-usul
Hari Kanker Sedunia bermula pada Februari 1999 di Paris, bertepatan dengan penyelenggaraan
International Congress on Anti-Cancer Treatment (ICACT). Dalam forum tersebut, sejumlah tokoh dunia medis, seperti Dr. Peter Harper, Dr. James F. Holland, Dr. Gabriel N. Hortobagyi, dan Dr. Sandra Swain, berkumpul untuk membahas besarnya beban yang ditanggung pasien kanker di seluruh dunia.
Diskusi tersebut kemudian melahirkan gagasan penyusunan sebuah piagam internasional. Piagam ini menegaskan pentingnya akses layanan kesehatan yang setara, peningkatan kualitas perawatan kanker, dukungan berkelanjutan terhadap penelitian, serta penghormatan terhadap martabat pasien di setiap tahap kehidupan, mulai dari diagnosis hingga perawatan akhir hayat.
Setelah rampung disusun, para penggagasnya mencari dukungan dari Pemerintah Prancis dan UNESCO. Puncaknya terjadi pada 4 Februari 2000, ketika Presiden Prancis saat itu, Jacques Chirac, bersama Direktur Jenderal UNESCO, K?ichir? Matsuura, secara resmi menandatangani Charter of Paris Against Cancer dalam sebuah upacara di Istana Élysée.
Piagam tersebut memuat sepuluh pasal penting, salah satunya menetapkan tanggal 4 Februari sebagai Hari Kanker Sedunia. Sejak saat itu, berbagai negara mengadopsi peringatan ini dan memperkuat sistem layanan kesehatan bagi penderita kanker melalui peningkatan pencegahan, perawatan, serta akses pengobatan yang lebih merata.
Jangan lupa saksikan
MTVN Lens lainnya hanya di
Metrotvnews.com.
(Adrian Bachtiar)