Titik Soeharto Soroti Overcapacity Kapal di Muara Angke

3 February 2026 18:39

Komisi IV DPR RI bersama Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono melakukan peninjauan langsung ke Pelabuhan Perikanan Muara Angke, Jakarta Utara, Selasa, 3 Februari 2026. Dalam kunjungan tersebut, Ketua Komisi IV DPR RI, Titiek Soeharto, menyoroti masalah kelebihan kapasitas yang dinilai sudah sangat mengkhawatirkan.

Titiek mengungkapkan temuan data yang mencolok di lapangan. Pelabuhan yang seharusnya hanya memiliki daya tampung untuk 500 kapal, kini dipaksa menampung lebih dari 1.500 kapal. Kondisi ini membuat kapal membutuhkan waktu hingga 8 jam hanya untuk menurunkan hasil tangkapan

"Kapal-kapal yang memang menumpuk enggak karuan ini membuat tidak efisien," ujar Titiek.

Potensi Bahaya Kebakaran

Selain masalah efisiensi, Titiek menekankan aspek keselamatan yang terabaikan akibat parkir kapal yang terlalu rapat. Ia memperingatkan potensi bencana kebakaran yang bisa merambat dengan cepat jika kondisi ini dibiarkan.

"Ini bahaya. Terlalu bahaya kapal yang rapat-rapat. Amit-amit jangan sampai, tapi kalau satu kebakaran ini habis semuanya," tegasnya.

Sebagai solusi, Komisi IV DPR RI mendesak pengelola pelabuhan dan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk segera mengambil tindakan tegas. Titiek meminta agar kapal-kapal yang rusak dan mangkrak segera dikeluarkan dari area dermaga, serta proses perizinan dipercepat agar sirkulasi kapal nelayan tidak terhambat.

 

(Nada Nisrina)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Sofia Zakiah)