27 August 2020 09:58
Rekaman video menunjukkan pengakuan sejumlah ABK asal Indonesia tentang kekerasan dan perlakuan tidak adil yang mereka alami. Kemenlu RI pun menyampaikan keprihatinan mendalam atas hal tersebut. Direktur PWNI dan BHI Kemenlu, Judha Nugraha kemarin mengatakan bahwa pihaknya telah menerima video mengenai 4 ABK WNI yang bekerja di kapal ikan Tiongkok, Liao Yuan Yu 103. Mereka mengaku tidak menerima gaji, jam kerja berlebihan, makanan tidak memadai serta mengalami kekerasan. Judha mengatakan bahwa setelah menonton video tersebut, Kemenlu langsung menghubungi nomor telepon perusahaan Raja Crew Atlantik yang tertera di video, namun belum ada tanggapan dari pihak mereka.