NEWSTICKER

Bedah Editorial MI: Pesan Jakarta untuk Dunia

4 June 2022 08:11

Formula E digelar di Sirkuit Jakarta E-Prix, Ancol, hari ini. Kegiatan itu menyuguhkan tontonan adu cepat mobil balap listrik yang diikuti 22 pembalap dari sejumlah negara. Melalui ajang ini, Jakarta menyedot perhatian dunia sebab Formula E Jakarta merupakan seri kesembilan dari total 16 seri yang dijadwalkan berlangsung pada musim 2021-2022 ini. 

Kegiatan itu sejatinya momen mempromosikan Jakarta dan Indonesia ke seluruh dunia. Ada lebih dari 150 negara akan menyiarkannya. Bukan sekadar mempromosikan keindahan alam Indonesia sebagai tujuan wisata dan negara ramah investasi, balapan itu juga hendak mewartakan kepada dunia bahwa Jakarta memasuki peradaban baru.

Penyelenggaraan Formula E hari ini harus berjalan sukses. Sudah dua tahun kegiatan ini ditunggu. Awalnya akan digelar pada 2020. Namun, pandemi covid-19 yang melanda dunia membuat semua ajang kegiatan yang mengundang kerumunan ditunda. Sudah lama pula masyarakat Indonesia tidak menyaksikan ajang balap mobil kelas dunia di Tanah Air setelah A1 yang terakhir digelar di Sentul, Bogor, pada 2006.

Pada awalnya ajang Formula E Jakarta ini sempat berjalan tertatih-tatih dan penuh dinamika. Apalagi BUMN enggan menjadi sponsor. Beda ketimbang di Moto-GP Mandalika lalu di saat mereka beramai-ramai menggelontorkan dana. Namun, pihak swasta mengambil bagian dalam Formula E dengan menjadi sponsor. Keberhasilan penyelenggaraan Formula E tidak terlepas dari dukungan politik DPRD DKI Jakarta. 

Pada 2019, DPRD Jakarta sudah menyetujui kucuran dana untuk kegiatan ini. Antusiasme masyarakat juga terlihat. Penjualan tiket habis. Puluhan ribu penonton akan memadati area sekitar sirkuit Jakarta E-Prix di Ancol. 

Mereka yang menyaksikan langsung balapan mobil listrik ini hendaknya menjadi penonton yang baik, mematuhi semua ketentuan yang ada tanpa berulah berlebihan. Hanya itu cara mendukung pesan Jakarta untuk dunia yang bersiap-siap memasuki peradaban baru, peradaban mencintai lingkungan yang bebas polusi.