AS & Uni Eropa Ingin Depak Rusia dari G20

Luhur Hertanto • 4 April 2022 09:07

Indonesia menegaskan sikap non-blok dalam krisis di Ukraina dan karenanya berketetapan mengundang Presiden Rusia Vladimir Putin hadir dalam KTT G20 di Bali pada Oktober mendatang. Menlu Retno Marsudi tekankan bahwa G20 seharusnya menjadi pendorong pemulihan ekonomi global dari dampak pandemi covid-19.

Sikap netral ini didukung oleh Tiongkok yang menekankan G20 adalah forum ekonomi yang seharusnya tidak terinvensi konflik politik antar anggotanya. Rusia pun menyambut baik sikap Indonesia.

Namun demikian negara-negara Uni Eropa dan Amerika Serikat berpendangan berbeda. Mereka mengancam tidak menghadiri KTT G20 yang dihadiri oleh Putin bahkan menyerukan aksi untuk mengeluarkan Rusia dari keanggotaan G20. 

(Leah Alexis Laloan)


Close Ads X
Close Ads X