Analis Militer Minta Pecatan TNI Tembak Anggota TNI Segera Ditangkap

17 January 2025 22:16

Analis Militer sekaligus Ketua Badan Pengurus Centra Initiative Al Araf buka suara soal keberadaan Desertir TNI Sertu Hendri, pelaku penembakan anggota Subdenpom Persiapan Belitung, Provinsi Bangka Belitung. Menurutnya, Desertir TNI tersebut harus segera ditangkap.

"Karena tindakan yang dilakukan adalah satu tindakan kejahatan tindak pidana umum," kata Al Araf dalam tayangan Primetime News, Metro TV, Jumat, 17 Januari 2025.

Al Araf menyatakan bahwa kasus ini sangat penting untuk segera diungkap. Ia pun meminta polisi militer atau kepolisian menangani kasus ini dengan serius. 

"Mereka yang sudah desertir yang memang mereka resmi sudah dipecat sebagai anggota TNI seharusnya proses penegakan hukum bisa dilakukan bersama dengan institusi kepolisian. Tapi kalau dia statusnya masih dalam proses pelarian desertir ini, statusnya masih TNI aktif maka Polisi Militer harus bisa mengejar mereka dan menangkap pelaku," jelasnya. 
 

Baca juga: Dikepung, Desertir TNI di Belitung Kabur Lewat Gorong-Gorong

Sebelumnya Hendri, pecatan TNI dari Korem 042/Garuda Putih, Jambi, lolos dari kejaran aparat setelah menembak anggota TNI di Bangka Belitung. Dia kabur melalui gorong-gorong di lokasi persembunyiannya.

Awalnya keberadaan pelaku diketahui di sebuah rumah di Kelurahan Parit, Tanjung Pandan, Kabupaten Belitung. Sebelum penyergapan, Dandim 0414/Belitung sempat mencoba melakukan mediasi dengan pelaku. Karena pelaku tak keluar, beberapa kali tembakan dilakukan tim gabungan. Namun, pelaku ternyata berhasil kabur melalui gorong-gorong yang tidak jauh dari rumah tempat persembunyiannya. 

Kini, Hendri menjadi buruan aparat. Polda Bangka Belitung telah mengirim 20 personel dari Brimob untuk membantu pencarian Desertir TNI tersebut.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
Viral!, 18 Kampus ternama memberikan beasiswa full sampai lulus untuk S1 dan S2 di Beasiswa OSC. Info lebih lengkap klik : osc.medcom.id
(Silvana Febriari)
tni