NEWSTICKER

Jaksa: Tidak Ada Pelecehan Seksual dalam Kasus Brigadir J

18 January 2023 13:00

Saat membacakan tuntutan terdakwa Kuat Ma'ruf di PN Jakarta Selatan pada Senin (16/1/2023), JPU menyimpulkan bahwa tidak ada pelecehan dalam kasus dugaan pembunuhan berencana Brigadir Yosua. Menurut jaksa kejadian yang memicu adanya pembunuhan berencana adalah dugaan perselingkuhan antara Putri Candrawathi dengan Brigadir J. 

"Serta keterangan terdakwa Kuat Ma'ruf terkait duri dalam rumah tangga, sehingga dapat disimpulkan tidak terjadi pelecehan pada tanggal 7 Juli 2022 di Magelang, melainkan perselingkuhan antara saksi Putri Candrawathi dan korban Nofriansyah Yosua Hutabarat," ujar jaksa saat membacakan tuntutan untuk Kuat Ma'ruf, Senin (16/1/2023).

Jaksa menilai keterangan Kuat Ma'ruf soal duri dalam rumah tangga dapat disimpulkan bahwa tidak terjadi pelecehan pada 7 Juli 2022 di Magelang, Jawa Tengah. Namun perselingkuhan antara Putri Candrawathi dengan Brigadir Yosua. 

Dalam sidang pemeriksaan Putri Candrawathi pada Rabu (11/1/2023), Putri bercerita ketika diminta keterangan oleh psikolog mengenai hubungannya dengan Brigadir Yosua. Namun dirinya tidak mau menjawab karena merasa menjadi korban kekerasan seksual.

Putri Candrawathi bersama Ferdy Sambo, Richard Eliezer, Kuat Ma'ruf, dan Ricky Rizal didakwa dengan Pasal 340 KUHP Juncto Pasal 55 Ayat 1 KUHP Subsider Pasal 338 KUHP dengan ancaman maksimal hukuman mati atau penjara seumur hidup.