NEWSTICKER

JPU Minta Majelis Hakim Tolak Eksepsi Baiquni Wibowo & Chuck Putranto

3 November 2022 12:21

Sidang lanjutan kasus Obstruction of Justice dalam kasus pembunuhan Brigadir J kembali digelar. Jaksa penuntut umum (JPU) meminta Majelis Hakim menolak eksepsi atau nota keberatan terdakwa kasus perintangan penyidikan (Obstruction of Justice) Baiquni Wibowo dan Chuck Putranto di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (3/11/2022).

Kuasa hukum terdakwa Obstruction of Justice, Junaedi Saibih mengatakan, banyak hal yang belum terjawab oleh JPU. Junaidi juga menyampaikan bahwa prosesnya masih belum sesuai. Kuasa hukum terdakwa berharap sidang putusan sela untuk ditunda. Namun, JPU memohon kepada majelis hakim untuk menolak eksepsi dari Chuck Putranto dan juga menerima surat dakwaan karena telah memenuhi syarat formil dan materil. Nantinya akan dilanjutkan pemeriksaan perkara dengan surat dakwaan penuntut umum.  

Sementara, di ruang sidang utama sedang berlangsung persidangan penggalian keterangan dari saksi pemilik usaha CCTV Afung atas terdakwa Hendra Kurniawan, Agus Nur Patria. Afung merupakan teknisi freelance dan mendapatkan telepon dari Irfan Widyanto yang meminta untuk mengganti DVR di TKP. Afung juga mengaku dirinya tidak mengenal langsung Irfan Widyanto. Dari keterangan saksi juga dijelaskan ada dua unit DVR yang diganti.