8 August 2022 11:58
Pergerakan tanah yang terjadi di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, terus meluas. Retakan pada saluran drainase sepanjang 300 meter yang terus melebar mengakibatkan pergerakan tanah ini menjalar ke pemukiman warga.
Sedikitnya 12 rumah yang dihuni 28 kepala keluarga di Desa Nasol, Kecamatan Cikoneng, Kabupaten Ciamis, kini retak-retak pada bagian dinding tembok dan pada lantai ubinnya. Pergerakan tanah ini dirasakan warga terus terjadi setiap harinya.
Jika retakan semakin melebar, kondisi ini akan mengancam keselamatan jiwa mereka. Terlebih retakan tanah ini mencapai dua centimeter dengan kedalaman hingga satu meter.
BPBD Ciamis mengimbau warga yang masih bertahan di rumahnya untuk mewaspadai dengan serius, karena pergerakan tanah masih terjadi terlebih jika hujan turun. BPBD juga mengimbau agar warga sekitar kembali mengintensifkan ronda malam untuk menghindari korban jika bencana sewaktu waktu dapat terjadi.