NEWSTICKER

Subsidi Ditambah, Pertamina Diminta 'Kendalikan' Konsumsi Pertalite

12 August 2022 10:12

Pemerintah telah menambah anggaran subsidi energi, termasuk untuk bahan bakar Pertalite. Meski demikian Pertamina diminta mengendalikan volume pasokan Pertalite ke pasar tidak melebih kuota agar nilai angaran terus membesar dan membebani APBN.

Menkeu Sri Mulyani mengungkap bahwa per akhir Juli 2022, volume penggunaan Pertalite dperkirakan mencapai 28 juta kiloliter. Padahal jatah subsidi yang diberikan untuk sepanjang 2022 adalah untuk 23 juta kiloliter.

Lonjakan volume ini mengakibatkan jumlah subsidi Pertalite meningkat tajam dan semakin membebani APBN. Pada saat yang sama harga minyak mentah dunia juga naik hingga melebih patokan APBN yakni USD100/barrel sementara nilai tukar rupaih yang hampir Rp15ribu/USD1 juga melampaui target APBN. .

"Kondisi APBN hingga akhir Juli memang masih bagus, bahkan surplus. Namun tagihan atas peningkatan volume BBM bersubsidi dan selisih nilai tukar yang terus meningkat membebani APBN pada semester dua tahun ini," wanti Sri Mulyani.

Penambah nilai subsidi energi yang saat ini sebesar Rp592 triliun dituangkan dalam Perpres 98/2022. Penambahan subsidi tersebut untuk mencegah kenaikan gas Elpiji 3kg, Tarif Dasar Listrik (TDL) dan Pertalite.