Pariwisata Labuan Bajo Kembali Menggeliat, Turis Lokal dan Mancanegara Mulai Berdatangan

2 September 2026 14:38

Memasuki pekan ketiga pasca gempa berkekuatan 7,7 magnitudo yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT), industri pariwisata di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, dilaporkan telah berangsur pulih. Aktivitas pelancong, baik domestik maupun mancanegara, kini mulai memadati gerbang masuk Taman Nasional Komodo tersebut.

Dikutip dalam tayangan Metro Siang Metro TV, Rabu, 2 September 2026, aktivitas pelayaran di pelabuhan Labuan Bajo telah kembali normal. Kapal-kapal wisata mulai ramai berlayar mengantarkan turis menuju destinasi populer seperti Pulau Komodo dan Pulau Padar.

Selain kedua pulau tersebut, sejumlah titik wisata unggulan lainnya di Manggarai Barat juga telah dibuka kembali untuk umum. Lokasi-lokasi tersebut meliputi Puncak Waringin, Batu Cermin, Pulau Kelor, Wae Lolos, Pasir Panjang, Tondong Belang, hingga Gua Rangko.

Pemulihan ini sejalan dengan fokus Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat pada masa perpanjangan status tanggap darurat tahap kedua. Pemerintah kini memprioritaskan perbaikan fasilitas umum, rumah warga, serta sarana penunjang pariwisata yang sempat terdampak gempa.
 



Sektor ekonomi juga menunjukkan tren positif. Pusat pertokoan dan pasar tradisional, seperti Pasar Batu Cermin, terpantau sudah beroperasi seperti biasa. Ketakutan warga akan adanya gempa susulan yang sempat muncul di awal bencana perlahan mulai sirna seiring kembalinya stabilitas wilayah.

Dari sisi aksesibilitas, Bandara Komodo kini telah beroperasi penuh dengan jadwal penerbangan yang kembali normal. Hal ini ditegaskan pula oleh Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) yang memastikan bahwa seluruh aktivitas pariwisata telah berjalan layaknya sebelum bencana terjadi.

Masyarakat dan pelaku usaha di Labuan Bajo berharap proses pemulihan ini terus berjalan total agar roda perekonomian dari sektor pariwisata dapat kembali bangkit sepenuhnya.

(Firny Firlandini Budi)


Close Ads X
Close Ads X