Kisah Khalisa, Anak 3 Tahun Berjuang Melawan Kanker Ginjal

1 February 2026 00:23

Di saat anak-anak seusianya sedang aktif bermain dan berlari, Khalisa Aghnia Bahira (3) hanya bisa terduduk diam. Bocah perempuan ini harus menjalani kenyataan pahit berjuang melawan kanker ginjal stadium 4 yang merenggut masa kecilnya.

Kisah Khalisa mulai terungkap saat usianya baru menginjak 1 tahun. Orang tuanya menemukan benjolan keras di perut bagian kanan. Setelah melalui serangkaian pemeriksaan medis dan USG, dokter mendiagnosis adanya tumor ganas yang mengharuskan ginjal kanan Khalisa diangkat melalui tindakan operasi.

Harapan keluarga untuk melihat Khalisa pulih sempat membumbung usai operasi pengangkatan ginjal kanan. Namun, takdir berkata lain. Dokter menemukan bahwa ginjal kiri Khalisa juga telah bersarang tumor ganas stadium 4.

Kini, kondisi fisik Khalisa sangat memprihatinkan. Perutnya membengkak keras dengan bekas jahitan operasi yang panjang. Akibat komplikasi penyakitnya, Khalisa yang hampir menginjak usia 4 tahun ini kesulitan berjalan dan hanya bisa merangkak seperti bayi berusia 8 bulan.

"Kondisi fisiknya sangat lambat perkembangannya, beda jauh dari kembarannya yang sudah bisa berdiri, bicara, dan tumbuh sehat," ujar Ria Utami, ibunda Khalisa.

Sejak 2023, Khalisa rutin menjalani kemoterapi rawat inap setiap minggunya. Meski sebagian pengobatan dicover oleh BPJS, keluarga masih harus menanggung biaya pribadi yang besar untuk cek laboratorium yang tidak masuk tanggungan serta pembelian obat-obatan khusus.
 

Baca juga: Mari Bantu Amar Berjuang Lawan Autoimun HSP Purpura

Hingga saat ini, biaya yang telah dikeluarkan keluarga mencapai ratusan juta rupiah. Barang-barang berharga milik keluarga telah terjual habis, bahkan mereka seringkali kesulitan memenuhi kebutuhan dasar seperti beras dan listrik. Ayah Khalisa yang bekerja sebagai teknisi dan pengemudi ojek daring tak mampu menutupi besarnya biaya pengobatan medis yang terus berjalan.

Satu-satunya harapan Khalisa untuk sembuh total adalah melalui transplantasi ginjal. Namun, proses ini tidaklah mudah dan membutuhkan biaya pendaftaran serta operasional yang mencapai Rp100 juta, di luar biaya prosedur medisnya.

"Untuk pendaftaran nama transplantasi itu sekitar Rp100 juta. Kami masih menunggu calon pendonor yang sesuai, baik golongan darah maupun usia yang setara dengan Khalisa," tambah Ria.

Kesedihan mendalam dirasakan sang ibu ketika melihat kembaran Khalisa bermain lari-larian, sementara Khalisa hanya bisa mengejar sambil merangkak. Khalisa pun kerap mengungkapkan keinginannya untuk bisa bersekolah TK bersama kembarannya tahun depan.

Keluarga Khalisa saat ini sangat mengharapkan dukungan doa dan bantuan materiil dari masyarakat. Bagi para Teman Baik yang ingin membantu meringankan beban biaya pengobatan dan mewujudkan mimpi Khalisa untuk sembuh, donasi dapat disalurkan melalui Rekening Yayasan BenihBaik Indonesia.
  • BCA: 867-0323-456
  • Mandiri: 164-00111-02227

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Anggie Meidyana)