Jakarta: Band rock legendaris asal Inggris, The Rolling Stones, kembali menghentak dunia musik dengan mengumumkan perilisan album studio terbaru mereka yang bertajuk 'Foreign Tongues'. Album ini dipastikan akan bertabur bintang dengan menghadirkan sejumlah kolaborator papan atas, termasuk Paul McCartney dan Robert Smith.
Melansir ulasan dari portal Gigsplay, sinyal kehadiran album ini sejatinya telah bertebaran sejak bulan lalu. Rentetan baliho misterius bertuliskan kalimat 'Foreign Tongues' dalam berbagai bahasa tiba-tiba muncul di berbagai kota di seluruh dunia, yang langsung memicu spekulasi kuat di kalangan penggemar.
Kejutan Melalui Nama Samaran
Sebelum pengumuman resmi digaungkan, Mick Jagger dan kawan-kawan sempat merilis materi baru menggunakan cara yang unik. Bersembunyi di balik nama samaran The Cockroaches, mereka melepas single bertempo tinggi berjudul Rough and Twisted. Strategi apik ini terbukti sukses memancing rasa penasaran publik sebagai pembuka jalan menuju album utama.
Kini, teka-teki tersebut telah terjawab. The Rolling Stones mengonfirmasi bahwa album Foreign Tongues akan diluncurkan secara penuh pada 10 Juli 2026 di bawah bendera Polydor Records dan Universal Music Group. Album ini akan merangkum 14 buah lagu, dengan single andalan berjudul In The Stars yang sudah lebih dulu rilis secara digital pada tanggal 5 Mei.
Melibatkan Sederet Legenda dan Mendiang Charlie Watts
Selain melibatkan jajaran personel inti seperti Mick Jagger, Keith Richards, dan Ronnie Wood, album ini juga akan terasa sangat emosional. Pasalnya, Foreign Tongues dipastikan memuat salah satu hasil rekaman terakhir dari sang mendiang drummer ikonis, Charlie Watts, sebelum ia berpulang pada tahun 2021 silam.
Daya tarik album ini semakin kuat dengan hadirnya deretan musisi tamu yang luar biasa. Selain Paul McCartney dan Robert Smith, nama-nama besar lain seperti Steve Winwood dan Chad Smith turut memberikan kontribusi musikal mereka.
Proses Rekaman yang Intim dan Cepat
Hal yang cukup mengesankan adalah pengerjaan ke-14 lagu tersebut diselesaikan dalam Waktu kurang dari sebulan. Proses rekaman difokuskan di Metropolis Studios, London Barat, dengan arahan dari produser Andrew Watt (yang sebelumnya juga memproduseri album Hackney Diamonds milik band ini).
Mick Jagger mengungkapkan bahwa pemilihan studio yang berukuran relatif kecil dan intim sangat membantu menjaga letupan energi antarpersonel. “Kami menyelesaikan 14 lagu dalam waktu singkat dan bekerja secepat mungkin,” ungkap sang vokalis.
Hal senada diamini oleh Ronnie Wood. Ia menyoroti betapa kuatnya chemistry kreatif yang terbangun selama proses rekaman berlangsung, sehingga banyak bagian lagu yang berhasil dieksekusi secara sempurna hanya dalam satu kali pengambilan gambar atau take.
Sebagai bentuk perayaan, ketiga personel utama dijadwalkan akan menghadiri acara media di Brooklyn, New York. Namun, bagi para penggemar yang menantikan aksi panggung mereka, pihak The Rolling Stones sejauh ini belum bisa memberikan kepastian terkait jadwal tur konser promosi untuk album tersebut.
(Daffa Yazid Fadhlan)