Pengungsi Korban Gempa di Sikka Tidur Beralas Tikar Tanpa Tenda

16 August 2026 08:02

Sejumlah warga korban gempa di Desa Nangahale, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur memilih pergi ke bukit untuk mengungsi. Mereka rela tidur beralaskan tikar tanpa tenda.

“Ini satu tenda pun belum ada di kami punya kawasan di sini. Padahal kami yang datang pertama dan yang datang-datang terakhir nih mereka sudah dapat semua. Sedangkan kami nih belum.“ kata warga, Maria Cindi, dikutip dari tayangan Headline News Metro TV, Minggu, 16 Agustus 2026.

Warga di Desa Nangahale, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka, NTT memutuskan untuk mengungsi ke bukit karena takut gempa susulan dikarenakan permukiman mereka berada di pesisir pantai. Warga pun kemudian membangun tenda darurat dan tidur beralaskan tikar dan kardus bekas.
 



Untuk penerangan, mereka membawa mesin genset ke wilayah perbukitan. Warga belum bisa kembali ke rumah karena takut gempa susulan dan trauma pada gempa yang terjadi pada tahun 1992 yang lalu.

Sementara itu, sejumlah warga tidur beralaskan tikar tanpa tenda di Lapangan Gelora Samador, Maumere. Sejumlah anak-anak dan lansia tidur tanpa selimut di tengah cuaca dingin yang melanda wilayah itu. Warga berharap perhatian dari Pemerintah Kabupaten Sikka.

“Jadi kami sangat memohon ke pemerintah untuk datangkan tenda supaya kami ada tempat bernaung karena di sini kami nih anak bayinya ada dua orang dan kami di sini cuma kecil-kecil, orang tua nih juga cuma beberapa saja.” ucapnya.

(Nopita Dewi)


Close Ads X
Close Ads X