Gedung Putih: Trump Tidak Senang Rusia Bantu Iran

11 March 2026 19:51

Pihak Gedung Putih menegaskan sikap Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang secara terbuka menyatakan ketidaksenangannya terhadap bantuan yang diberikan oleh Presiden Rusia Vladimir Putin kepada Iran. Juru Bicara Gedung Putih, Karoline Leavitt, mengungkapkan bahwa Presiden Trump bersama utusan khususnya, Steve Witkoff, telah mengirimkan pesan diplomatik yang kuat kepada Moskow terkait isu tersebut.

Dalam keterangannya, Leavitt menyebut bahwa pemerintah Amerika Serikat telah secara eksplisit memperingatkan Rusia agar tidak melanjutkan kerja sama strategis dengan Iran. Pesan tersebut menekankan bahwa kolaborasi antara Moskow dan Teheran bukanlah sesuatu yang diinginkan oleh pihak Washington dan diharapkan tidak berlanjut di masa mendatang.

"Presiden dan utusan khususnya, Steve Witkoff, sama-sama menyatakan bahwa mereka telah mengirim pesan kepada Rusia. Jika hal itu (kerja sama) terjadi, itu bukanlah sesuatu yang mereka sukai dan mereka berharap hal itu tidak terjadi," ujar Karoline Leavitt dalam pernyataan resminya.
 

Baca juga:
Konflik Israel dan Iran Kian Memanas, Serangan Balasan Terus Berlanjut

Sebelumnya, Presiden Vladimir Putin dikabarkan telah berkomunikasi melalui sambungan telepon dengan Donald Trump pada Senin lalu. Dalam percakapan tersebut, Putin memberikan penegasan kepada Trump bahwa Rusia tidak melakukan pembagian informasi intelijen dengan pihak Iran. Meski demikian, Leavitt menyerahkan detail lebih lanjut mengenai isi pembicaraan kedua pemimpin tersebut kepada Presiden Trump untuk diungkapkan kepada publik secara lebih mendalam.

Di sisi lain, Presiden Trump juga dikabarkan tengah menunggu hasil investigasi resmi dari Departemen Pertahanan Amerika Serikat terkait insiden mematikan di sebuah sekolah perempuan. Serangan yang terjadi di dekat pangkalan militer Iran tersebut telah menelan korban jiwa sebanyak 165 orang. Trump menyatakan akan menerima hasil investigasi tersebut guna menentukan langkah atau pandangan politik selanjutnya terkait situasi di kawasan tersebut.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Sofia Zakiah)