Hari ke-7 Pencarian KM Nurul Salsa, 7 Armada Gabungan Dikerahkan

21 July 2026 16:36

Selayar: Operasi pencarian terhadap korban tenggelamnya KM Nurul Salsa di Perairan Selayar, Sulawesi Selatan, memasuki hari ketujuh pada Selasa, 21 Juli 2026. Guna memaksimalkan upaya penyelamatan, tim SAR gabungan menambah kekuatan armada, termasuk dukungan dari Kantor SAR Mataram. Kini, sebanyak tujuh armada SAR dikerahkan untuk menyisir perairan tersebut. Kekuatan gabungan ini terdiri dari empat armada milik Basarnas, dua Kapal Republik Indonesia (KRI) milik TNI Angkatan Laut (AL), serta satu pesawat pengintai Boeing milik TNI Angkatan Udara (AU).

Pencarian hari ini fokus ke bagian barat daya Pulau Selayar, hingga menyisir perairan Nusa Tenggara Barat (NTB) dan perairan Kabupaten Pangkajene. Setiap sektor akan melakukan penyisiran intensif dengan luas area mencapai 397 nautical mile. Diharapkan dengan penambahan armada dan luasnya wilayah pencarian, ke-18 korban bisa segera ditemukan.

Kepala Kantor SAR (Kabasarnas) Sulawesi Selatan, M. Arif Anwar, menjelaskan bahwa operasi hari ini terbagi ke dalam enam sektor utama guna mempercepat penemuan para korban.

"Tim SAR gabungan masih melaksanakan operasi SAR dengan membagi enam sektor. Sektor satu, KN SAR Marlin, sektor dua, KRI Hiu, sektor tiga, KN SAR Kamajaya, sektor empat, KN SAR Pacitan, dan sektor lima, KN SAR Puntadewa milik Kantor SAR Maumere. Sedangkan di sektor enam, itu menggunakan pesawat Boeing pengintai milik TNI AU. Hari ini, kami mendapatkan satu penambahan unsur laut atau alut laut dari Kantor SAR Mataram, yaitu RB 220 yang bergerak dari Pelabuhan Lembar Mataram menuju Selayar," ujar Arif dalam tayangan Selamat Pagi Indonesia Metro TV, Selasa 21 Juli 2026. 

(Reno Panggalih Nuha Lathifah)


Close Ads X
Close Ads X