31 August 2024 00:57
Bakal calon gubernur Jawa Timur sekaligus Menteri Sosial, Tri Rismaharini menemui Presiden Joko Widodo pada Jumat pagi, 30 Agustus 2024, di Istana Negara Jakarta Pusat. Staf Presiden menyebut Risma bertemu Presiden untuk melaporkan langkah politiknya maju dalam pilkada Jawa Timur, bukan untuk menyerahkan surat pengunduran diri sebagai Mensos.
Risma menemui Presiden Jokowi sekitar pukul 08.30 WIB. Setengah jam kemudian Risma keluar namun enggan menyampaikan maksud dan tujuannya menemui Presiden Jokowi. Risma bungkam dan langsung masuk ke dalam mobil dan meninggalkan awak media.
Koordinator Staf Khusus Presiden, Ari Dwipayana mengatakan tujuan Risma bertemu presiden untuk melaporkan langkah politiknya maju dalam Pilkada Jawa Timur. Ari menjelaskan dalam Undang-Undang (UU) Pilkada tidak ada kewajiban bagi menteri atau kepala lembaga untuk mundur ketika maju dalam pemilu.
Presiden, kata Ari, menghormati keputusan politik jajarannya yang maju dalam Pilkada 2024. Termasuk apabila ada menteri yang ingin mundur.
"Keputusan untuk mundur dari jabatan menjadi hak atau pilihan pribadi yang bersangkutan yang patut dihormati," tandasnya.
| Baca juga: Risma Akan Mundur dari Mensos Usai Maju Pilkada Jatim, Presiden: Itu Lebih Baik |