Evakuasi Lamban, Warga Terdampak Gempa Venezuela Sempat Emosi

28 June 2026 13:35

Situasi di wilayah La Guaira, Venezuela kini dilanda keputusasaan. Karena memasuki batas kritis 72 jam pascagempa kembar berkekuatan 7,2 dan 7,5 magnitudo, warga mulai frustrasi dan juga emosi akibat lambannya respon dan bantuan dari pemerintah pusat. 

“Ada banyak mayat di sebelah sana yang sudah ada sejak tadi malam. Bayi yang baru lahir, dan lihat sekarang sudah jam berapa, mereka masih belum datang untuk mengevakuasi mereka.” kata warga La Guaira, Venezuela, dikutip dari tayangan Selamat Pagi Indonesia, Metro TV, Minggu, 28 Juni 2026.

Kemarahan warga memuncak di wilayah Paroki Caraballeda, di mana massa yang emosional ini nekat memblokir jalur evakuasi dan menarik paksa seorang operator ekskavator keluar dari kabinnya.
 

Baca juga: Tim Penyelamat Meksiko Tiba di Venezuela


Warga menuduh para pekerja pemerintah dan aparat keamanan sengaja membawa pergi alat berat tanpa melakukan tindakan penyelamatan sama sekali di area mereka. Mereka juga disebut hanya melakukan foto agar terlihat sedang bekerja. 

Hingga Sabtu pagi waktu setempat, pihak keluarga melaporkan sedikitnya 68.900 orang masih dinyatakan hilang. Dan tanpa dukungan memadai dari militer maupun pemadam kebakaran, warga terpaksa menggunakan tangan kosong dan alat seadanya untuk mencari korban yang masih tertimbun.

“Kami telah menemukan beberapa mayat, dan mereka juga tidak membantu kami mengevakuasinya. Apa yang mereka tunggu? Yang kami minta hanyalah kejelasan, setidaknya evakuasi jenazah orang tua kami.” ucap warga.

(Nopita Dewi)


Close Ads X
Close Ads X