Menteri PPPA Minta Maaf Atas Usulan Pemindahan Gerbong Perempuan

30 April 2026 16:04

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi menyampaikan permohonan maaf atas pernyataannya tentang usulan pemindahan gerbong perempuan ke bagian tengah kereta api yang memicu kegaduhan publik.

"Terkait pernyataan saya pascainsiden kecelakaan kereta di Bekasi Timur, saya menyadari bahwa pernyataan tersebut kurang tepat. Untuk itu, saya memohon maaf sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat khususnya kepada para korban dan keluarga korban yang merasa tersakiti atau tidak nyaman atas pernyataan tersebut," ujar Arifah, dikutip dalam tayangan Prioritas Indonesia Metro TV, Kamis 30 April 2026. 

Arifah tidak bermaksud untuk mengabaikan keselamatan penumpang laki-laki. Pada intinya, dia sepakat bahwa keselamatan seluruh masyarakat merupakan prioritas nomor satu, baik penumpang perempuan maupun laki-laki.

"Tidak ada maksud dari saya untuk mengabaikan keselamatan penumpang lainnya. Saya memahami bahwa dalam situasi duka seperti ini yang menjadi fokus utama adalah keselamatan, penanganan korban, serta empati kepada seluruh keluarga yang terdampaki," ucap Arifah. 



Dalam penyataan tersebut, Ia juga mengajak masyarakat untuk memusatkan perhatian pada penanganan korban, doa, serta upaya perbaikan sistem keselamatan transportasi publik agar tragedi serupa tidak terulang kembali. 

Seperti diketahui, pada Selasa 28 April 2026 Arifah meminta agar penempatan gerbong khusus perempuan di KRL Commuter Line dievaluasi. Ia mengusulkan ke depannnya gerbong perempuan ditempatkan di bagian tengah rangkaian kereta, tidak lagi ditempatkan di ujung rangkaian melainkan di tengah. Sementara ujung rangkaian akan diisi oleh penumpang laki-laki atau campuran. 

“Kami mengusulkan agar ke depan gerbong perempuan ditempatkan di bagian tengah rangkaian kereta, sementara gerbong laki-laki berada di bagian depan dan belakang,” ujarnya saat diwawancarai di RSUD Chasbullah Abdul Madjid Kota Bekasi.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Reno Panggalih Nuha Lathifah)