Mendag: Ekspor RI-Thailand Capai USD17,7 Miliar

4 August 2026 18:23

Menteri Perdagangan (Mendag) RI, Budi Santoso, mengungkapkan bahwa nilai total transaksi perdagangan antara Indonesia dan Thailand hingga saat ini telah mencapai USD17,7 miliar. Melihat tren positif tersebut, pemerintah optimis nilai perdagangan kedua negara mampu menembus angka USD20 miliar pada akhir tahun 2024.

Pernyataan tersebut disampaikan Budi Santoso dalam acara Indonesia-Thailand Business Forum yang dihadiri oleh perwakilan Thai Chamber of Commerce dan jajaran Kementerian Perdagangan Thailand di Jakarta.

"Indonesia-Thailand itu total trade-nya selalu meningkat, sekarang USD17,7 miliar dan target kita memang di atas 20." kata Mendag, Budi Santoso, dikutip dari tayangan Headline News Metro TV, Selasa, 4 Agustus 2026.

Guna mencapai target yang telah ditetapkan, Mendag menegaskan komitmen pemerintah untuk terus meningkatkan kerja sama bilateral dan memangkas berbagai hambatan perdagangan yang masih dihadapi pelaku usaha di kedua negara.

"Jadi untuk menghilangkan hambatan trade, hambatan perdagangan antara kedua negara, bagaimana akses pasar masing-masing semakin mudah. Dan kita kan masing-masing anggota dari ASEAN ya, saya pikir kami sering ketemu, nanti juga ketemu di Filipina untuk membahas mengenai ASEAN dan kami juga akan ada bilateral meeting untuk membahas bagaimana peningkatan hubungan perdagangan Indonesia dan Thailand." ucap Mendag.
 



Lebih lanjut, Budi menjelaskan bahwa pihaknya akan melakukan pertemuan intensif dengan Menteri Perdagangan Thailand guna membahas penguatan kemitraan dagang secara teknis. Salah satu fokus utama pembahasan adalah mengenai Change in Tariff Classification (CTC) atau penyederhanaan syarat dokumen ekspor.

"Tadi kami sudah berbincang dengan Menteri Perdagangan Thailand. Kita masih ada beberapa PR, misalnya soal CTC." ucapnya

Dalam waktu dekat, delegasi Indonesia dan Thailand dijadwalkan akan kembali bertemu di Filipina di sela-sela agenda pertemuan ASEAN untuk mematangkan detail kerja sama peningkatan hubungan dagang tersebut.

(Nopita Dewi)


Close Ads X
Close Ads X