Panas Ekstrem dan Pergerakan Cepat tak Surutkan PPIH Layani Jemaah Haji

Mahmud Fauzi • 24 April 2026 15:22

Madinah: Petugas haji di Bandara Internasional Amir Muhammad bin Abdul Aziz, Madinah menghadapi sejumlah tantangan dalam menangani kedatangan calon jemaah haji. Pergerakan cepat dan cuaca panas ekstrem menjadi faktor Utama, namun tidak mengurangi semangat untuk memberikan pelayanan terbaik.

Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Indonesia di daerah kerja bandara terus mengoptimalkan pelayanan terhadap jemaah. Salah satu tantangan utama adalah jemaah harus bergerak cepat sejak tiba di bandara hingga naik ke bus menuju hotel.

Kondisi cuaca panas dengan suhu mencapai 38 hingga 39 derajat celsius menjadi tantangan tambahan bagi jemaah dan petugas.

Kepala Sektor 1 Daker Bandara PPIH Arab Saudi 2026, Miftahul Huda, menyebutkan terdapat dua skenario pemberangkatan jemaah dari bandara menuju hotel.

Pertama, melalui jalur fast track bagi jemaah dari embarkasi Jakarta, Makassar, Surabaya, dan Solo yang memungkinkan proses lebih cepat.

Kedua, melalui jalur reguler di ruang tunggu sebelum jemaah diberangkatkan menuju hotel. Untuk menjaga kelancaran layanan, petugas juga dibagi dalam tiga shift kerja agar pelayanan berjalan selama 24 jam. Dengan skema ini, diharapkan proses kedatangan jemaah haji dapat berlangsung lancar, meski dihadapkan pada berbagai tantangan

Jemaah diimbau untuk selalu berkoordinasi pada petugas, khususnya PPIH kloter demi kelancaran ibadahnya di Tanah Suci baik saat di Madinah maupun di Mekah.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Wijokongko)