AS Blokade Kapal Iran di Selat Hormuz, Teheran Bersumpah Akan Membalas

21 April 2026 21:39

Konflik yang melibatkan Iran dan Amerika Serikat (AS) dilaporkan semakin memanas menyusul tindakan militer Washington yang melakukan blokade serta penyitaan terhadap kapal kargo milik Teheran di Selat Hormuz.

Media pemerintah semi-resmi Iran baru-baru ini mengunggah rekaman video yang memperlihatkan kondisi terkini sejumlah kapal yang tertahan di Selat Hormuz. Blokade yang dilakukan oleh militer Amerika Serikat tersebut diduga kuat merupakan bagian dari strategi tekanan untuk memaksa Iran membuka kembali jalur pelayaran vital tersebut secara penuh.

Puncak ketegangan terjadi pada akhir pekan lalu, saat pasukan Amerika Serikat dilaporkan menyerang dan menyita sebuah kapal kargo berbendera Iran. Tindakan ini memicu reaksi keras dari Teheran. Komando militer gabungan Iran telah mengeluarkan pernyataan resmi dan bersumpah akan merespons tindakan AS tersebut.
 

Baca juga: Dua Keunggulan Iran dalam Konflik Vs AS-Israel, Indonesia Harus Tiru

Pihak Iran menilai bahwa ancaman Amerika terhadap kapal-kapal dan pelabuhan mereka adalah bukti nyata dari ketidakjujuran Washington. Hal ini dinilai ironis mengingat peristiwa tersebut terjadi menjelang rencana negosiasi lanjutan antara kedua belah pihak.

Di tengah eskalasi yang terus meningkat, Pakistan muncul sebagai salah satu negara yang menyerukan perdamaian. Pemerintah Pakistan secara resmi meminta agar Iran dan Amerika Serikat menahan diri dan segera kembali ke meja perundingan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan sebelumnya.

Hingga saat ini, kondisi di Selat Hormuz masih terpantau tegang dengan kehadiran militer, yang dikhawatirkan dapat mengganggu stabilitas pasokan logistik dan energi global jika jalur tersebut terus terganggu.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Anggie Meidyana)