Ade Hapsari Lestarini • 14 April 2026 11:42
Jakarta: Banyak orang mengeluhkan kondisi keuangan yang cepat habis meski baru saja menerima penghasilan. Hal ini umumnya disebabkan oleh kurangnya pengelolaan keuangan yang tepat, terutama dalam membedakan antara kebutuhan dan keinginan.
Tanpa perencanaan yang jelas, pengeluaran menjadi tidak terkontrol dan berpotensi menimbulkan masalah finansial di kemudian hari. Oleh karena itu, penting untuk mulai menerapkan kebiasaan keuangan yang lebih disiplin.
3 Cara Simpel Biar Nggak Bokek
Berikut beberapa langkah sederhana yang dapat dilakukan:
1. Membuat Anggaran Bulanan
Menyusun anggaran merupakan langkah dasar dalam
mengelola keuangan. Dengan mencatat seluruh pemasukan dan pengeluaran, kamu bisa:
- Mengetahui ke mana uang digunakan
- Memprioritaskan kebutuhan utama
- Mengurangi pengeluaran yang tidak penting
Tips sederhana: berbelanja di pasar tradisional bisa menjadi alternatif lebih hemat dibandingkan supermarket.
2. Rutin Menabung dan Mulai Investasi
Menyisihkan sebagian penghasilan secara konsisten sangat penting untuk menjaga
stabilitas finansial. Idealnya, alokasikan sekitar 10–20 persen dari pendapatan setiap bulan.
Beberapa hal yang bisa dilakukan:
- Mulai dari nominal kecil, yang penting konsisten
- Pilih instrumen investasi berisiko rendah, seperti reksa dana
- Pisahkan rekening tabungan agar tidak tercampur dengan kebutuhan harian
3. Menghindari Utang Konsumtif
Utang yang digunakan untuk memenuhi keinginan dapat memperburuk
kondisi keuangan. Oleh karena itu:
- Dahulukan kebutuhan dibanding keinginan
- Hindari pembelian impulsif
- Gunakan utang hanya untuk hal yang produktif atau mendesak
Pada akhirnya, kebiasaan hemat dan pengelolaan keuangan yang baik bukan hanya membantu memenuhi kebutuhan saat ini, tetapi juga menjadi investasi penting untuk masa depan. Dengan disiplin dan konsistensi, kondisi finansial yang lebih stabil dapat dicapai.
Jangan lupa saksikan
MTVN Lens lainnya hanya di
Metrotvnews.com.
(Daffa Yazid Fadhlan)