Jakarta: Lumba-lumba sering dikenal sebagai hewan laut yang ramah, cerdas, dan selalu terlihat tersenyum. Namun, ternyata banyak anggapan tentang lumba-lumba yang tidak sepenuhnya benar.
Tak sedikit orang yang masih salah memahami perilaku maupun habitat asli hewan mamalia laut tersebut. Beberapa hal yang selama ini dipercaya tentang lumba-lumba ternyata hanyalah mitos.
Fakta dan Mitos Tentang Lumba-Lumba
Berikut sejumlah fakta dan mitos tentang lumba-lumba yang dirangkum dari
Blue Wave Adventures dan World Wide Fund for Nature (WWF) United Kingdom.
Mitos: Lumba-Lumba Selalu Ramah
Salah satu anggapan paling populer tentang lumba-lumba adalah sifatnya yang selalu ramah terhadap manusia. Faktanya, lumba-lumba tetap merupakan hewan liar dengan perilaku yang kompleks.
Perilaku mereka dapat berubah tergantung kondisi dan suasana. Dalam situasi tertentu, terutama saat merasa terancam, lumba-lumba juga bisa menunjukkan sikap agresif.
Fakta: Lumba-Lumba Menggunakan Gelembung untuk Berburu
Saat berburu mangsa, lumba-lumba kerap meniup gelembung untuk menggiring ikan agar lebih mudah ditangkap.
Selain itu, lumba-lumba juga memiliki teknik berburu yang dikenal sebagai fish-whacking. Teknik ini dilakukan dengan cara memukul ikan menggunakan ekor hingga mangsa pingsan dan lebih mudah dimakan.
Mitos: Lumba-Lumba Termasuk Ikan
Banyak orang mengira lumba-lumba merupakan jenis ikan karena hidup di laut. Padahal,
lumba-lumba termasuk mamalia, sama seperti manusia.
Lumba-lumba berkembang biak dengan melahirkan, menyusui anaknya, dan bernapas menggunakan paru-paru sehingga harus muncul ke permukaan untuk menghirup udara.
Fakta: Lumba-Lumba Punya Cara Komunikasi yang Kompleks
Lumba-lumba dikenal memiliki kemampuan vokalisasi yang sangat kompleks dalam dunia hewan.
Mereka dapat menghasilkan berbagai jenis suara seperti klik, siulan, gonggongan, hingga pekikan untuk berkomunikasi satu sama lain.
Mitos: Lumba-Lumba Selalu Tersenyum
Ekspresi mulut lumba-lumba sering membuat hewan ini terlihat seperti sedang tersenyum. Namun, bentuk tersebut sebenarnya merupakan struktur alami mulut mereka.
Karena itu, suasana hati lumba-lumba tidak bisa dinilai hanya dari ekspresi wajah. Para peneliti biasanya melihat bahasa tubuh dan pola vokalisasi untuk memahami kondisi hewan tersebut.
Nah, itu dia sejumlah fakta dan mitos tentang
Lumba-lumba yang masih sering disalahpahami banyak orang. Di balik citranya yang lucu dan ramah, lumba-lumba ternyata tetap merupakan hewan liar dengan perilaku yang kompleks dan unik.
Jangan lupa saksikan MTVN Lens lainnya hanya di Metrotvnews.com.
(Odetta Aisha Amrullah)