28 July 2026 19:39
Fenomena kematian massal ikan air tawar mengejutkan warga Desa Mliwang, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Ribuan bangkai ikan jenis nila dan mujair ditemukan mengapung menutupi permukaan Waduk Mliwang hingga ke tepian.
Waduk Mliwang merupakan kawasan bekas galian tambang Semen Gresik dengan luas lebih dari satu hektar dan kedalaman air mencapai 15 meter. Lokasi yang biasanya tenang ini mendadak berubah menjadi hamparan bangkai ikan yang muncul secara tiba-tiba tanpa ada tanda-tanda sebelumnya.
Warga menduga kuat bahwa kematian massal ini dipicu oleh perubahan cuaca ekstrem yang sedang terjadi di wilayah tersebut. Pergeseran suhu yang sangat kontras dari cuaca panas ke dingin dalam waktu singkat menyebabkan suhu air waduk berubah secara mendadak.
Salah satu warga setempat, Warsidan menjelaskan bahwa kondisi ini membuat ikan-ikan mengalami stres berat. "Dugaan masyarakat itu karena perubahan suhu. Asalnya dari suhu panas menjadi dingin, itu jadinya ikannya itu pada stres" ungkapnya dalam tayangan Headline News Metro TV, Selasa, 26 Juli 2026.
Kejadian ini menjadi perhatian serius bagi warga, mengingat jumlah ikan yang terdampak mencapai ribuan ekor dan berpotensi menimbulkan bau tidak sedap di sekitar area waduk jika tidak segera ditangani.