Danantara Targetkan Perampingan Lebih dari 250 BUMN Rampung Akhir Juli

28 July 2026 19:09

CEO Danantara Indonesia, Rosan Roeslani, melaporkan perkembangan streamlining atau perampingan perusahaan-perusahaan BUMN kepada Presiden Prabowo Subianto. Rosan menyebut hingga akhir bulan ini proses konsolidasi ditargetkan mencakup lebih dari 250 perusahaan BUMN.

“Ya, streamlining-nya kan sudah 250, bahkan bisa mencapai mungkin lebih dari 250 perusahaan,” ujar Rosan dalam tayangan Prioritas Indonesia Metro TV, Selasa, 28 Juli 2026.

Ditemui di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rosan mengatakan proses konsolidasi telah dilakukan pada berbagai sektor strategis, seperti penyatuan bisnis asset management di sektor perbankan dan jasa keuangan, termasuk penggabungan yang melibatkan PT Permodalan Nasional Madani (PNM).

Danantara juga melakukan konsolidasi di sektor logistik, rumah sakit, dan perhotelan untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan aset BUMN serta memperkuat daya saing perusahaan pelat merah.
 


“Seperti penggabungan asset management di perbankan, di bidang finansial, PNM itu juga kita sudah lakukan. Kemudian juga di bidang logistik, diakselerasi lebih lanjut untuk yang rumah sakit dan juga perhotelan,” ujar Rosan.

Selain konsolidasi BUMN, Rosan juga membeberkan rencana Danantara menyiapkan program Danantara Housing untuk mengoptimalkan aset perumahan dan apartemen milik BUMN yang telah dibangun namun masih belum terjual. Melalui skema tersebut, masyarakat nantinya bisa membeli hunian dengan suku bunga yang lebih kompetitif serta mekanisme pembayaran yang lebih menarik.

“Kita akan melakukan ada beberapa pembangunan sifatnya apartemen atau rumah yang selama ini sudah dibangun oleh BUMN tapi belum bisa terjual. Kita akan mengadakan Danantara Housing untuk itu bisa dibeli oleh masyarakat dengan suku bunga yang lebih menarik dan juga dengan cara pembayaran yang lebih baik,” ucap Rosan.

(Firny Firlandini Budi)


Close Ads X
Close Ads X