Arti Penting Lawatan PM Albanese ke Indonesia

8 February 2026 08:10

Jakarta: Kunjungan Perdana Menteri Australia Anthony Albanese ke Indonesia menandai babak baru hubungan bilateral kedua negara. 

Presiden Prabowo Subianto dan PM Albanese menandatangani Traktat Keamanan Bersama Indonesia–Australia yang memperkuat kerja sama di bidang pertahanan, ekonomi strategis, dan pengembangan sumber daya manusia, guna menjaga stabilitas kawasan Indo-Pasifik tanpa membentuk aliansi militer.

Selain penandatanganan traktat, pertemuan hari ini juga membahas berbagai agenda prioritas bersama di bidang pertanian, investasi, pendidikan dan tenaga kerja.

Kunjungan ini menjadi momentum penting untuk menegaskan kembali kedekatan hubungan bilateral Indonesia dan Australia sebagai tetangga sekaligus mitra strategis di kawasan Indo-Pasifik.

Kepala Negara juga menegaskan bahwa kunjungan tersebut menjadi kesempatan untuk membalas sambutan hangat yang ia terima saat melakukan kunjungan ke Australia pada November 2025 lalu. Sementara itu, Perdana Menteri Australia Anthony Albanese menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan Presiden Prabowo dan Pemerintah Indonesia. PM Albanese menegaskan bahwa Indonesia memiliki arti yang sangat penting bagi Australia, baik dari sisi kemakmuran, keamanan, maupun stabilitas kawasan.

"Fakta bahwa kita menandatangani perjanjian ini, hari ini, merupakan bukti kepemimpinan Presiden Prabowo yang kuat dan komitmen pribadinya untuk mempromosikan keamanan di kawasan kita dan bahkan di seluruh dunia," kata Albanese.

PM Albanese juga menyoroti hubungan kepercayaan yang telah terbangun kuat antara kedua negara sebagai tetangga dan sahabat. Dalam kesempatan tersebut, PM Albanese menyampaikan empati dan solidaritas atas musibah yang dialami masing-masing negara.

Kunjungan kerja ini mencerminkan komitmen kuat Indonesia dan Australia untuk terus memperkuat kerja sama strategis yang dilandasi saling percaya, persahabatan, serta kepentingan bersama dalam menjaga stabilitas dan perdamaian kawasan Indo-Pasifik. (BPMI Setpres)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Wijokongko)