Tim Terpadu Tinjau Lokasi Longsor Bombana, Pastikan Sumber Mata Air Warga Tak Terdampak

22 June 2026 15:50

Tim terpadu yang terdiri dari Komisi III DPRD Sulawesi Tenggara, Kementerian ESDM, dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) meninjau penanganan longsor di kawasan tambang nikel di Pulau Kabaena, Kabupaten Bombana. Peninjauan dilakukan untuk memastikan dampak longsor dan langkah mitigasi yang dilakukan perusahaan tambang.

Setibanya di lokasi, tim terpadu langsung mengecek sumber material longsor dan area terdampak akibat aktivitas tambang nikel di Desa Olowonoro, Kecamatan Kabaena Selatan. Untuk mengantisipasi longsor susulan, perusahaan tambang membangun kolam penampungan guna mengalihkan material longsor agar tidak mendekati sumber air warga.
 

Baca juga: Harga Emas Antam 'Mager' Hari Ini, Cek Rincian Terbarunya di Sini


Hasil pengecekan tim terpadu menyimpulkan longsor yang terjadi pada April lalu berasal dari jalan tambang sehingga sumber air warga tidak tercemar. Inspektur tambang Kementerian ESDM merekomendasikan agar perusahaan melakukan mitigasi dan pemantauan secara berkala untuk mencegah longsor kembali terjadi.

“Kita bisa lihat tidak terdampak, tapi kalau kami dari lingkungan itu biasanya eh untuk memastikan tercemar atau tidaknya itu eh air eh kami biasa dari perusahaan biasa turunkan tim dari lab-lab, lab yang terakreditasi untuk memastikan tercemar atau tidaknya.” kata Pengawas Lingkungan DLH Bombana, Naafia, dikutip dari tayangan Headline News, Metro TV, Senin, 22 Juni 2026.

Sementara itu, pihak perusahaan menyatakan akan menindaklanjuti seluruh rekomendasi dari inspektur tambang, Kementerian ESDM, dan Komisi III DPRD Sulawesi Tenggara.

(Nopita Dewi)


Close Ads X
Close Ads X