19 June 2026 21:17
Jakarta: Minyakita serta beberapa bahan pangan lainnya masih sulit ditemukan di Pasar Kopro, Jakarta Barat. Menurut salah satu pedagang, Engga, kekosongan stok dari pusat membuat mereka tidak memiliki barang untuk dijual kepada konsumen.
"Udah nggak ada, udah lama. Itu udah sekitaran tiga bulan nggak ada barangnya, kosong," ujarnya dalam tayangan Metro Siang Metro TV, Jum'at 19 Juni 2026.
Harga minyak goreng merek lain pun melonjak tinggi karena hilangnya alternatif minyak subsidi yang biasanya menjadi penyeimbang harga di tingkat eceran.
"Semenjak Minyakita nggak ada, kan harga minyak yang lain naiknya tinggi banget," ujarnya.
Menariknya, hampir seluruh kios di pasar tersebut tidak memiliki stok Minyakita sama sekali. Hanya terdapat satu kios yang masih menyediakan stok, namun dengan harga yang jauh di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).
Kios tersebut menjual Minyakita seharga Rp22 ribu per liter, selisih yang sangat signifikan jika dibandingkan dengan harga subsidi. Kondisi ini juga memicu penurunan daya beli masyarakat. Pasar tetap terpantau sepi meskipun masa perayaan Iduladha telah lewat tiga minggu.